Siberasi.id— Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Cirebon menyalurkan bantuan ribuan peralatan olahraga berupa alat catur dan tolak peluru untuk jenjang SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Cirebon. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon dan diberikan secara simbolis di kantor Disdik, Selasa (19/5/2026).
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik, mengatakan bantuan alat olahraga tersebut baru pertama kali disalurkan melalui Disdik Kota Cirebon. Sebelumnya, anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Partai Gerindra menyalurkan bantuan bola sepak dan bola futsal di masing-masing daerah pemilihan.
“Ribuan alat pendukung olahraga ini baru pertama kali kami salurkan melalui Disdik. Harapan kami, menjaga semangat untuk sekolah yang mendapatkan bantuan untuk bisa mencetak siswa berprestasi di olahraga, baik catur maupun tolak peluru,” ujar Fitrah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon.
Ia menjelaskan, pihaknya sengaja memilih cabang olahraga catur dan tolak peluru karena dinilai memiliki manfaat bagi perkembangan siswa.
“Mungkin olahraga yang kurang populer, tapi catur itu olahraga yang bisa melatih kecerdasan dan tolak peluru bisa melatih siswa untuk lebih energik,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Cirebon, dr Tresnawaty, berharap bantuan tersebut dapat berdampak terhadap perkembangan olahraga pelajar di Kota Cirebon.
“Menurut pihak Disdik, untuk olahraga cabang catur dan tolak peluru ini belum ada peralatannya di sekolah-sekolah, maka kami bantu, berharap ada cikal bakal atlet berprestasi dari dua cabang ini, dan di Kota Cirebon juga ada banyak event olahraga yang melibatkan para pelajar,” ujarnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Dasar Disdik Kota Cirebon, Ade Cahyaningsih, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Cirebon.
“Bagi kami bantuan ini luar biasa, terima kasih untuk bantuan ini. Siapapun yang memberikan bantuan tentu akan kami terima,” ujarnya.
Ade menambahkan, pengadaan alat olahraga di sekolah kerap terkendala keterbatasan anggaran. Karena itu, bantuan tersebut dinilai dapat membantu pengembangan olahraga di sekolah.
“Ada bantuan operasional dari pusat dan daerah, tapi memang membeli alat olahraga tidak mudah karena keterbatasan anggaran. Dan bantuan ini adalah angin segar bagi tiap sekolah yang mendapatkan bantuan dan berharap bisa membantu tumbuh kembang anak serta mencetak prestasi,” katanya.

