Siberasi.id – Sebanyak 2.576 calon jemaah haji (calhaj) dari Kabupaten Cirebon siap diberangkatkan ke Tanah Suci mulai 24 April 2026 mendatang. Mereka terbagi ke dalam tujuh kelompok terbang (kloter).
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim menyampaikan, tingkat kesiapan pemberangkatan calhaj asal Kabupaten Cirebon telah mencapai 99 persen.
“Seluruh persiapan sudah hampir rampung. Baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun teknis keberangkatan,” ungkap Mualim, Rabu (8/4/2026).
Ia merinci, dari tujuh kloter tersebut, lima kloter terisi penuh masing-masing berisi 445 jemaah. Sementara dua kloter lainnya merupakan gabungan dengan sejumlah daerah lain di Jawa Barat, seperti Kota Bandung dan Indramayu.
Secara keseluruhan, jumlah calhaj asal Kabupaten Cirebon tahun ini mengalami peningkatan. Tahun lalu, jumlah jemaah haji sekitar 2.200 orang.
Tingginya jumlah pendaftar haji membuat kuota haji bagi Kabupaten Cirebon bertambah. Kendati pada tahun ini di Jawa Barat kuota haji menurun.
“Penentuan kuota saat ini didasarkan pada jumlah pendaftar, bukan hanya rasio jumlah penduduk. Karena itu, daerah dengan antrean panjang seperti Kabupaten Cirebon mendapatkan kuota lebih besar,” jelasnya.
Mualim memastikan seluruh calhaj yang masuk dalam daftar keberangkatan telah melunasi biaya haji, serta memenuhi syarat kesehatan. Pemeriksaan kesehatan menjadi syarat utama sebelum pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH).
Di sisi lain, terdapat 40 persen calhaj asal Kabupaten Cirebon pada tahun ini merupakan kelompok lanjut usia. Sehingga petugas haji nantinya akan memberikan pelayanan dengan pendekatan khusus. Hal ini sejalan dengan tema ‘Haji Ramah Lansia, Disalibiras dan Perempuan’.
“Lansia dan penyandang disabilitas menjadi prioritas layanan. Kami juga memperhatikan aspek perlindungan bagi jemaah perempuan selama pelaksanaan ibadah haji,” katanya.
Terkait konflik di Timur Tengah, Tamim menyebut pemerintah terus memantau perkembangan situasinya. Namun, imbuhnya, pemerintah memastikan kondisinya hingga saat ini masih aman untuk pelaksanaan ibadah haji.
Seluruh calhaj asal Kabupaten Cirebon rencananya akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. (afi)

