Siberasi.id – Walikota Cirebon, Effendi Edo, rupanya tak ambil pusing atas laporan ke kepolisian oleh beberapa pihak terkait pembongkaran besi bekas rel kereta api di sisi jembatan Kali Sukalila.
Ia menegaskan, pembongkaran besi bekas rel di Sukalila bukan kepentingan pribadi, melainkan untuk kepentingan penataan kota dan faktor keselamatan.
“Tidak apa-apa dilaporkan, itu bagian dari proses. Saya juga memohon maaf, karena ini bukan keinginan pribadi, tapi demi kepentingan Kota Cirebon,” ungkap Edo, usai menghadiri acara Partai Golkar di salah satu hotel di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, pembongkaran tersebut setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan. Edo menyebut besi bekas rel tersebut belum tercatat sebagai objek atau diduga cagar budaya. Bahkan sudah mendapatkan persetujuan dari PT KAI.
“Kalau memang sudah tercatat sebagai (cagar budaya atau diduga cagar budaya), tentu saya tidak akan mengganggu. Tapi ini belum tercatat, dan pemiliknya juga merestui,” jelasnya.
Ia kembali menegaskan, pembongkaran besi bekas rel di Sukalila itu atas pertimbangan keselamatan. Selain itu, infrastruktur serupa di wilayah lain juga banyak yang sudah dibongkar karena berpotensi membahayakan.
“Coba kalau kita telusuri, dari Cirebon sampai Majalengka, banyak yang serupa. Seperti jembatan lama dan sebagian besar sudah dibongkar karena faktor keselamatan,” tuturnya.
Siap Jika Diundang DPRD
Tidak hanya itu, Edo juga siap jika DPRD Kota Cirebon sampai merespons aspirasi dari pihak-pihak yang mempersoalkan pembongkaran tersebut.
“Kalau DPRD mau mengundang, insya Allah saya siap datang. Tapi sejauh ini belum ada konfirmasi,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah orang dimintai keterangan oleh Polres Cirebon Kota terkait pengaduan masyarakat (dumas) soal pembongkaran besi bekas rel di Sukalila, Kamis (16/4/2026). Tampak salah satunya hadir pula mantan Ketua DPRD Kota Cirebon periode 2014-2019, Edi Suripno.
“Kita diundang oleh Polres Cirebon Kota atas laporan kami perihal pembongkaran atau perusakan jembatan kereta api di Sukalila,” ungkap Edi, di depan Mapolres Cirebon Kota.
Edi mengaku kehadirannya sebagai pemerhati cagar budaya Kota Cirebon. Ia menyebutkan, dumas terkait pembongkaran besi bekas rel kereta di Sukalila sudah masuk beberapa hari lalu. (afi)

