Siberasi.id – Kabupaten Indramayu menjadi daerah produksi perikanan tertinggi di Jawa Barat pada 2025 lalu. Selama setahun, produksinya lebih dari setengah juta ton.
Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat, total produksi perikanan di Jabar selama 2025 mencapai 1.555.951,71 ton, dengan kontribusi Kabupaten Indramayu sebesar 528.873,80 ton atau 33,99 persen.
Angka yang cukup signifikan itu, terdiri atas produksi perikanan tangkap sebesar 180.620,58 ton dan perikanan budidaya sebesar 348.253,22 ton.
Secara persentase, Kabupaten Indramayu menyumbang 63,01 persen dari total produksi perikanan tangkap dan 26,43 persen dari total produksi perikanan budidaya di Jabar.
Oleh karena itu, DKP Jabar menetapkan Indramayu sebagai daerah dengan kontribusi produksi perikanan terbesar di Jabar tahun 2025.
Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Kepala DKP Jabar, Rinny Cempaka, kepada Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, dalam acara Forum DKP Provinsi Jawa Barat tahun 2026 belum lama ini.
Kepala DKP Jabar, Rinny Cempaka, mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menggali isu strategis dan solusi konkret, sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan sektor kelautan dan perikanan tahun 2027.
Sementara itu, capaian tersebut mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sektor kelautan dan perikanan.
”Terima kasih atas ikhtiar maksimal dari para pelaku usaha perikanan dan kelautan serta stake holder terkait. Begitu juga atas sinergitas dan kolaborasi pembangunan yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ucap Edi Umaedi. (red)

