Siberasi.id – Suasana “war” takjil di arena Festival Ramadan 2026 di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, sangat terasa. Warga yang memadati kawasan tersebut berburu takjil untuk berbuka puasa.
Sejak awal Ramadan, kegiatan yang digagas Walikota Cirebon, Effendi Edo ini menjadi magnet baru bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa.
Sepanjang Jalan Siliwangi, ratusan pedagang makanan berjajar menawarkan beragam menu, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan modern.
Kawasan tersebut selama Ramadan dimanfaatkan sebagai lokasi festival mulai pukul 15.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Salah seorang pengunjung, Intan, warga Pekiringan, mengaku sengaja datang karena fenomena “war” takjil di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, lantaran viral di media sosial.
“Saya memang ikut-ikutan karena lagi ramai di media sosial. Rencananya mau habiskan sekitar Rp50 ribu untuk beli takjil sore ini,” kata Intan, di salah satu lapak pedagang takjil di Jalan Silwangi, Senin (23/2/2026).
Intan datang bersama tiga rekannya. Mereka membeli berbagai jenis makanan, dari jajanan pasar hingga camilan modern untuk menu berbuka.
Di sisi lain, para pedagang mengaku terbantu dengan adanya festival tersebut. Rizki, salah seorang pedagang makanan ringan, mengatakan biasanya ia berjualan di lingkungan sekolah atau tempat keramaian lainnya saat Ramadan.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya saya jualan di tempat ramai biasa, tapi tahun ini difasilitasi berjualan di sini,” katanya.
Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan berdagang di Festival Ramadan Jalan Siliwangi. Menurutnya, jumlah pengunjung cukup ramai dan berpotensi meningkatkan pendapatan.
Ada ratusan lapak pedagang di Festival Ramadan, mulai dari penjual rujak, aneka gorengan, minuman segar, hingga dimsum dan makanan kekinian lainnya.
Kehadiran festival ini tidak hanya menjadi ajang berburu takjil, tetapi juga menjadi ruang interaksi warga selama bulan suci Ramadan. (afi)

