Siberasi.id – Aksi tawuran yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dinihari di wilayah perbatasan Desa Cangkring, Kecamatan Plered dan Desa Babadan, Kecataman Gunungjati, Kabupaten Cirebon digagalkan aparat kepolisian.
Petugas kepolisian dari Polresta Cirebon menggagalkan aksi tawuran yang berlangsung pada pukul 3.30 WIB itu ketika tengah melakukan patroli. Aksi kejar-kejaran antara polisi dan para pelaku tawuran pun tak terhindarkan.
Hasilnya, petugas kepolisian mengamankan sedikitnya enam orang, yakni AS (18), FAP (20), D (14), FF (15), AM (15), dan DP (17). Bersamaan dengan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, satu senjata tajam jenis celurit, satu batang besi, dan satu unit telepon genggam.
Polisi lalu membawa keenam remaja tersebut beserta barang bukti ke Mapolresta Cirebon untuk proses hukum lebih lanjut.
“Saat patroli, petugas mendapati sekelompok remaja yang tengah terlibat tawuran,” ungkap Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, Sabtu (17/1/2026).
“Mengetahui kehadiran petugas, para remaja tersebut sempat melarikan diri. Namun berhasil dikejar dan diamankan oleh personel Raimas Satgas Preventif,” imbuhnya.
Patroli Raimas Satgas Preventif Samapta Polresta Cirebon, jelas Imara, merupakan langkah preventif dan responsif pihaknya dalam menekan potensi gangguan kamtibmas. Khususnya aksi tawuran remaja yang kerap terjadi pada jam-jam rawan.
“Patroli Raimas Satgas Preventif ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” katanya.
Tidak hanya tawuran, patroli rutin, terutama pada waktu dini hari juga dapat mencegah gangguan kamtibmas lain seperti kejahatan jalanan. “Maupun perbuatan lain yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat,” katanya.
Imara mengatakan, keterlibatan remaja dalam aksi tawuran menjadi perhatian serius pihaknya. Sebab, tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
“Kami sangat menyayangkan masih adanya anak-anak dan remaja yang terlibat dalam aksi tawuran dengan membawa senjata tajam,” katanya. (afi)

