Siberasi.id – Di tengah gempuran perdagangan melalui platform digital atau lapak online, Pasar Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, masih menjadi pilihan banyak masyarakat untuk belanja kebutuhan sandang menjelang Lebaran Idulfitri 2026.
Pasar sandang yang pernah menyandang predikat terbesar di Asia Tenggara itu memang selalu menjadi tujuan. Terutama saat di penghujung Ramadan atau menjelang Hari Raya Idulfitri, puluhan ribu pengunjung bisa mendatangi area pasar tersebut dalam waktu bersamaan.
Kini memang tak sepadat dulu jumlah pengunjungnya. Selain karena masifnya perdagangan melalui platform digital dan ‘perang harga’ yang tak terkendali, banyak juga bertumbuhan kios perdagangan sandang di wilayah yang bahkan jauh dari pasar.
Meski begitu, aktivitas perdagangan di Pasar Tegalgubug masih cukup ramai. Berdasarkan pantauan, Sabtu (14/3/2026) pagi, ribuan pengunjung tampak berdatangan. Mereka hendak membeli pakaian baru untuk lebaran.
Salah seorang pengunjung, Sari, mengaku masih datang ke Pasar Tegalgubug untuk membeli baju baru keluarganya pada hari raya nanti. Menurutnya, di Pasar Tegalgubug masih banyak pilihan sandang dan modelnya kekinian.
“Saya dari Indramayu memang sengaja ke sini untuk belanja pakaian baru. Pilihannya banyak, harganya lebih murah dan kita bisa menawar,” ungkap Sari.
Sari sendiri membeli busana muslim untuk kebutuhan sekeluarga. Secara harga, ia mengaku mendapatkannya dengan harga Rp550 ribu untuk sepasang suami istri dan dua orang anak.
“Murah kan? Tapi harus bisa menawar harganya,” seloroh Sari.
Sementara itu, seorang pedagang pakaian, Anwar, menyebutkan lonjakan jumlah pengunjung terjadi sejak pertengahan Ramadan 2026. Semakin terasa lagi pada 10 hari terakhir Ramadan.
“Kalau pembeli sudah semakin ramai, alhamdulillah. Kita melihatnya dari minggu lalu ya,” kata Anwar.
Ia tak menampik, kondisi Pasar Tegalgubug tak seramai dulu. Tapi ramainya pengunjunng di masa mendekati lebaran, membuat omzetnya naik hingga 50 persen dari hari-hari biasanya.
“Biasanya ramai seperti ini sampai mendekati hari lebaran. Memang kalau dulu kan jauh lebih ramai lagi dari sekarang. Tapi ini juga kita bersyukur,” katanya.
Pasar Tegalgubug menyajikan banyak varian busana, terutama busana muslim. Mulai dari baju koko, gamis, mukenah, kerudung, sarung, dan beragam busana lainnya yang tak ketinggalan dengan tren fesyen kekinian. Pengunjung yang datang ke sana tidak hanya dari wilayah Cirebon, melainkan dari berbagai daerah di Indonesia. (afi)

