Siberasi.id – Status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak tidak hanya di Kota Cirebon. Empat kecamatan di Kabupaten Cirebon juga berstatus serupa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menjelaskan, keempat kecamatan yang berstatus KLB campak yakni, Sumber, Ciwaringin, Mundu dan Greged.
Berdasarkan catatan Dinkes Kabupaten Cirebon, di Kecamatan Sumber terdapat 24 suspek dengan 5 positif campak, sedangkan di Kecamatan Ciwaringin terdapat 33 suspek dengan 9 kasus positif campak.
Sementara di Kecamatan Mundu terdapat 29 kasus suspek dengan 2 kasus positif campak, dan di Kecamatan Greged terdapat 33 suspek dengan 7 positif campak.
“Yang paling tinggi KLB Campak ada di Kecamatan Ciwaringin,” ungkap Eni, Rabu (29/4/2026).
Edi menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya penanganan, seperti vaksinasi catch up campaign (CUC) bagi anak usia 9 bulan hingga 59 bulan di empat kecamatan tersebut.
Selain itu, dalam waktu dekat juga pihaknya akan melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) bagi anak usia 9 bulan sampai 13 tahun.
“Vaksinasi CUC sudah dilakukan dan capaiannya mencapai 95 persen se-Kabupaten Cirebon,” ujarnya.
Bukan hanya di empat kecamatan, ada tujuh kecamatan lain yang juga melaksanakan ORI sebagai langkah pencegahan.
Kebijakan itu, kata Eni, diambil karena tingginya mobilitas warga dari dan ke wilayah KLB, serta capaian imunisasi MR dalam lima tahun terakhir rata-rata masih di bawah 80 persen.
“Dengan angka rata-rata di bawah 80 persen sangat berisiko memicu peningkatan kasus campak,” katanya. (afi/*)

