Siberasi.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan.
Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Kamis (2/4/2026), di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penyelesaian pemerataan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Jawa Barat.
“Hari ini kita fokus pada infrastruktur jalan yang merata di seluruh Provinsi Jawa Barat. Tahun ini insya Allah selesai,” ujarnya Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, setelah pembangunan infrastruktur rampung, pihaknya akan mulai mengarahkan kebijakan pada penguatan identitas daerah melalui program branding dan rebranding berbasis wilayah kebudayaan.
Pemprov Jabar akan memulainya pada 2027. Menurut Dedi Mulyadi, Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar dalam pengembangan budaya yang dapat menjadi daya tarik tersendiri.
“Cirebon itu wujud kebudayaannya sudah ada. Sehingga di 2027 nanti kita dorong untuk penataan lebih lanjut,” katanya.
Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan penataan tersebut. Terutama dalam aspek perkotaan, kebersihan lingkungan, serta penyelesaian konflik sosial.
“Kalau ingin menjadi daerah yang maju, masyarakatnya juga harus kita edukasi untuk mewujudkan tata kelola kepariwisataan yang baik,” tuturnya.
Ia mencontohkan, keberhasilan daerah seperti Yogyakarta dan Bali dalam membangun karakter masyarakat yang mendukung sektor pariwisata, bisa menjadi inspirasi bagi Cirebon.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menyoroti peluncuran salam khas “Kulanun-Mangga” dalam rangkaian Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon. Ia menilai salam tersebut mencerminkan nilai luhur masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi akhlak dan budi pekerti.
“Baik Sunda Cirebon, Sunda Kulon, maupun Sunda Priangan, semuanya berakar pada akhlak. Salam seperti ‘Sampurasun’, ‘Rampes’, hingga ‘Kulanun-Mangga’ adalah bentuk penghormatan kepada sesama,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, mantan bupati Purwakarta itu memastikan Pemprov Jabar terus melakukan penataan lingkungan secara berkelanjutan, termasuk menjaga kebersihan dan kerapian wilayah.
“Setiap ada laporan, tim kami langsung bergerak. Sekarang lebih rapi dan bersih, dan mudah-mudahan diikuti oleh seluruh daerah,” katanya. (afi)

