Siberasi.id – Sekitar dua pekan lagi, Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi akan tiba. Kementerian Agama Republik Indonesia telah menjadwalkan sidang isbat pada 19 Maret 2026 mendatang untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Abu Rokhmad, dalam keterangannya menyampaikan, sidang isbat akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI di Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.
Abu mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan sidang isbat 1 Syawal 1447 H sesuai prosedur yang berlaku, mencakup aspek substansi maupun dukungan teknis.
“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ungkap Abu sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag RI, Minggu (8/3/2026).
Ia menyebut, sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur, termasuk pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.
“Karena melibatkan representasi yang luas, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” tegasnya.
Matangkan Kesiapan Teknis
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menambahkan, pihaknya terus mematangkan kesiapan teknis, termasuk koordinasi pemantauan rukyatulhilal di berbagai titik di Indonesia.
“Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia,” kata Arsad.
“Harapannya, proses sidang dapat berjalan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat,” imbuhnya.
Arsad juga mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah seluruh rangkaian sidang selesai.
Nantinya, mengawali sesi pada sidang isbat yaitu dengan seminar posisi hilal, berlanjut ke verifikasi laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah. Kemudian pelaksanaan sidang isbat dan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama. (red)

