Jumat, Mei 24, 2024
BerandaBeritaWalikota Cirebon: Kebakaran TPA Kopiluhur Jangan Sampai Jadi Bencana

Walikota Cirebon: Kebakaran TPA Kopiluhur Jangan Sampai Jadi Bencana

Siberasi.id – Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH bersama Sekretaris Daerah Drs H Agus Mulyadi MSi meninjau lokasi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Kopiluhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (11/9/2023).

Nashrudin Azis menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon masih melakukan upaya agar kebakaran ini tidak menjadi bencana. Seluruh perangkat daerah sudah menerima instruksi untuk membantu proses penanganan kebakaran.

“Target kami agar kebakaran ini tidak menjadi bencana. Semua kekuatan dikerahkan. Melalui rapat koordinasi, lintas perangkat daerah termasuk lurah dan camat, saya minta agar turut berkontrisbusi,” terangnya.

Perihal titik api, Azis mengakui, sudah banyak yang berkurang. Tetapi beberapa titik yang sudah padam kembali muncul api. Hal itu menunjukan masih ada bara api di dalam tumpukan sampah.

“Tadinya sudah padam, kemudian muncul api lagi. Ini menandakan ada bara api di tumpukan sampah. Ibaratnya, kebakaran ini bahan bakunya ada yakni sampah, meskipun bukan pemicu utamanya,” ungkapnya.

Kondisi itu harus menjadi perhatian khusus, kata Azis, agar petugas tidak sekadar memadamkan, tetapi juga melakukan pendinginan. “Jadi jangan asal padam, tetapi harus didinginkan juga agar tidak nyala lagi,” terangnya.

Azis juga mengakui, peralatan yang terbatas menjadi kendala selama proses penanganan kebakaran. Terutama titik api yang berada di tebing tidak bisa dijangkau dengan alat yang ada saat ini.

“Kendalanya alat yang kita gunakan terbatas, api yang berada di tebing tidak bisa dijangkau dengan alat kita,” ucapnya.

Perihal dampak terhadap masyarakat, Azis menyampaikan, selama ini tidak begitu terasa. Meski demikian, pihaknya sudah menhginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan BPBD Kota Cirebon untuk berkomunikasi dengan masyarakat.

“Sudah ada upaya pencegahannya. Sejak muncul api dan berasap, tim dari Dinkes dan BPBD sudah bergerak ke masyarakat untuk diberikan pemahaman, masker dan lainnya,” katanya.

Sejak api muncul pada Sabtu (9/9/2023), luas lahan yang terbakar mencapai 300 meter persegi dari luar TPA Kopiluhur 5,2 Hektar. Petugas gabungan dari pemadam kebakaran, DLH, BPBD, DPRKP, TNI-Polri, Perumda Air MInum dan unsur lainnya sudah melakukan pemadaman dan penanganan. (*)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments