Siberasi.id – Selama Ramadan 2026 ini, jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon meningkat secara signifikan.
Peningkatan volume sampah yang masuk ke TPA Kopiluhur bisa terlihat dari meningkatnya mobilitas truk sampah.
Pada hari-hari biasa sebelum Ramadan, satu TPS paling hanya mengirim satu ritasi truk sampah ke TPA Kopiluhur. Di bulan Ramadan, pada satu TPS bisa menghasilkan tiga ritasi truk sampah.
Kepala UPT TPA Kopiluhur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Entis Sutisna menyebutkan, biasanya TPA Kopiluhur menerima kurang lebih 200 ton sampah dalam sehari. Tapi di bulan Ramadan ini jumlahnya jauh lebih banyak.
“Kita hitung saja, biasanya satu rit untuk satu titik TPS, sekarang bisa sampai tiga rit,” kata Entis, belum lama ini.
Ia menambahkan, peningkatan volume sampah memang cenderung selalu terjadi pada bulan Ramadan. Hal itu terjadi karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat, selain rumah tangga juga aktivitas perdagangan.
Peningkatan volume sampah juga membuat DLH Kota Cirebon harus ekstra dalam pengelolaan di TPA Kopiluhur. Sebab, sampah sudah tampak menumpuk di area tak jauh dari pintu masuk TPA.
Cuaca yang masih kerap turun hujan memang membuat angkutan sampah terkendala untuk masuk ke area dalam. Sehingga membuang sampah pada tempat yang memungkinkan, tak jauh dari akses masuk.
“Kita sedang siapkan skema jalur untuk ke area bawah. Karena di bagian depan sudah sangat menumpuk,” ungkap Entis.
Selain itu, Entis berharap, Pemkot Cirebon bisa segera membangun jalan cor mulai dari akses masuk hingga area dalam TPA Kopiluhur. Agar lebih memudahkan akses truk pengangkut sampah, sekaligus penataan dan pengelolaan sampah. (red)

