Siberasi.id – Bantaran Sungai Sukalila Kota Cirebon telah bersih dari lapak pedagang, seusai penertiban pada pertengahan Desember 2025 lalu. Rencana penataan akan dilanjutkan dengan pengerukan sungai tersebut pada pekan depan.
“Insya Allah, hari Senin (26/1/2026) nanti tahap pertama berupa pengerukan dari muara sampai ke Sukalila akan dimulai,” ungkap Walikota Cirebon, Effendi Edo saat dialog penataan kawasan bantaran Sungai Sukalila, Kamis (22/1/2026).
Edo meminta dukungan dan doa dari masyarakat Kota Cirebon terkait rencana penataan kawasan Sukalila. Termasuk jika nanti terdapat gangguan selama proses pengerukan hingga tahap penataan selanjutnya, masyarakat diminta memaklumi.
“Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh warga Kota Cirebon. Jika nanti aktivitas lalu lintas sedikit terhambat karena proses pengerjaan, mohon bisa dimaklumi. Ini semata-mata demi masa depan kota kita yang lebih baik,” ujarnya.
Penataan Kawasan Sukalila nantinya tidak hanya soal sungai. Melainkan juga menyentuh aspek estetika kota. Rencananya, sambung Edo, Sukalila akan dilengkapi dengan taman, jogging track, hingga jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki.
“Kita ingin Sukalila jadi ikon baru Kota Cirebon. Nanti ada taman dan trotoar yang rapi di sini,” kata Edo.
Bahkan, lanjut Edo, pihaknya bersama kepolisian juga tengah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas satu arah di Kawasan tersebut. Tujuannya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar Kawasan Asia Toserba.
“Mengenai arus lalu lintas, kita akan pecah kepadatannya. Mungkin diarahkan ke Sukalila Selatan agar tidak terjadi penumpukan. Semuanya kita desain supaya tidak lagi crowded,” jelasnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS Cimancis), Dwi Agus Kuncoro, menjelaskan bahwa penataan Sungai Sukalila merupakan proyek berkelanjutan.
“Tahap pertama jelas normalisasi. Setelah itu masuk tahap kedua, yaitu penataan kawasan Sukalila dan Kalibaru. Termasuk perbaikan sistem drainase agar tidak ada lagi genangan,” kata Dwi.
Bahkan proyeksi berikutnya adalah penjernihan air Sungai Sukalila yang diperkirakan pada 2027 atau 2028. “Karena seindah apapun penataannya, kalau airnya tidak bening tentu kurang maksimal,” katanya.
Sementara itu, forum dialog yang digelar di bantaran Sungai Sukalila sendiri dihadiri perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Cirebon, pejabat BBWS Cimancis, pedagang, unsur Forkopimda, perwakilan warga sekitar dan pihak terkait lainnya. (afi/*)

