Minggu, Mei 19, 2024
BerandaBeritaPemkot Cirebon Sasar Kalangan Remaja untuk Cegah Stunting

Pemkot Cirebon Sasar Kalangan Remaja untuk Cegah Stunting

Siberasi.id – Pemkot Cirebon terus melakukan upaya untuk mencegah stunting, baik di masa kini maupun masa mendatang. Salah satunya dengan menyasar kalangan remaja untuk mengedukasi sekaligus pencegahan.

Seperti yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Cirebon di SMAN 9 Kota Cirebon melalui acara Gebyar Gizi Remaja 2022, Jumat (25/11/2022). Para pelajar yang berusia remaja, terutama pelajar perempuan, mendapatkan edukasi mengenai pencegahan anemia.

Lantas, apa hubungannya anemia dengan stunting atau gagal tumbuh pada anak? Ternyata, anemia menjadi salah satu faktor yang dapat memicu stunting, apabila seorang perempuan yang mengidapnya kemudian melahirkan anak.

Oleh karena itu, para pelajar putri perlu mencegah anemia sejak usia remaja. Sehingga ketika dewasa dan memasuki usia kehamilan, tidak memiliki gangguan kesehatan berupa anemia atau kurang darah.

“Adik-adik, saya harap kalian bisa menerapkan pola hidup sehat. Karena anemia pada remaja berdampak buruk terhadap kesehatan, seperti penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktivitas,” ungkap Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati dalam acara Gebyar Gizi Remaja 2022.

“Kenapa pemerintah melakukan pencegahan stunting sampai ke sekolah? Karena ini berkaitan dengan generasi remaja putri yang pada saat nantinya akan menjadi seorang ibu,” imbuh Eti.

Eti menilai, pencegahan terhadap potensi stunting perlu dilakukan sejak perempuan berusia remaja. Sebab, ketika dewasa dan hamil, jika mengidap anemia akan berimbas pada kondisi kesehatan bayinya nanti.

“Bisa jadi prematur, sampai berat badan bayi kurang proporsional,” kata Eti.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr Siti Maria Listiawaty mengatakan, melalui pencegahan anemia pada remaja putri, bisa melahirkan generasi yang sehat tanpa stunting.

“Stunting bisa lahir dari ibu yang menderita anemia. Terlebih dari posyandu remaja yang ada di Dinkes, ternyata dari 49 dari 50 remaja putri yang kami periksa itu menderita anemia,” katanya.

Maria menjelaskan, ada beberapa langkah untuk mencegah anemia. Seperti asupan makanan bergizi, asupan vitamin, hingga menjaga kebugaran dengan olahraga. (jri)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments