Siberasi.id – Sedikitnya 20 titik kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) menjadi perangkat bantu untuk memantau arus mudik dan balik lebaran di Kota Cirebon.
Puluhan CCTV yang tersebar di sejumlah titik krusial itu membantu petugas, tidak hanya memantau, tetapi juga mengatur rekayasa lalu lintas pada saat arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026.
Melalui kamera pengawas, petugas dapat melihat kondisi arus lalu lintas di ruas jalan, baik dalam kota maupun jalur arteri Pantura Cirebon. Sehingga saat terjadi kepadatan arus lalu lintas, petugas bisa langsung memberlakukan skema rekayasa.
“Dengan CCTV, kami bisa memantau pergerakan kendaraan secara menyeluruh dan cepat. Sehingga penanganan bisa langsung kita lakukan saat terjadi kepadatan lalu lintas,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Andi Armawan, Selasa (24/3/2026).
Andi mencontohkan, pada saat puncak arus mudik beberapa hari lalu, dari pemantauan pada CCTV, pihaknya mengetahui arus lalu lintas tersendat di beberapa titik menuju dalam kota. Sehingga petugas bisa langsung mengambil langkah penguraian.
“Kita bisa monitoring secara real time. Kalau terjadi kepadatan lalu lintas, petugas bisa langsung datang untuk mengurai,” ujarnya.
Atur Durasi Lampu Merah
Selain pemanfaatan CCTV, sambung Andi, pihaknya juga memberlakukan skema pengaturan durasi lampu pengatur lalu lintas secara proporsional. Misalnya dari semula 60 detik untuk lampu hijau maupun merah, menjadi 90 detik.
Pengaturan durasi itu guna menyeimbangkan arus lalu lintas, terutama di ruas simpang empat. Sehingga kendaraan dari berbagai arah bisa mengalir secara bergiliran dengan waktu yang relatif cukup.
Sejalan dengan itu, pembukaan sejumlah titik putar balik (u-turn) di jalur arteri Pantura juga dinilai dapat mengurangi kepadatan lalu lintas. Langkah ini melalui koordinasi dengan kepolisian dan mempertimbangkan kondisi arus lalu lintas.
Sebelumnya, Walikota Cirebon, Effendi Edo turun langsung meninjau kondisi arus balik Lebaran 2026 di simpang empat Jalan Brigjen Darsono By Pass Pemuda pada Senin (23/3/2026).
“Kami bersama seluruh jajaran terus memantau kondisi arus balik di Kota Cirebon. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar tanpa kendala,” kata Edo.
Edo telah memerintahkan jajarannya untuk siaga, guna memastikan kelancaran arus balik yang melintasi Kota Cirebon.
Di sisi lain, ia juga melihat arus mudik dan balik lebaran tahun ini relatif lebih baik dibanding tahun lalu. Salah satunya, tidak banyaknya penutupan terhadap putaran balik atau u-turn di beberapa titik. (afi/*)

