Siberasi.id – Operasi Ketupat Lodaya tahun 2026 sudah selesai pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Namun arus lalu lintas di jalur Pantura Kota Cirebon masih terpantau ramai, Kamis (26/3/2026) siang.
Dinas Perhubungan Kota Cirebon mencatat, sejak pukul 00.00 WIB hingga 14.00 WIB siang tadi, lebih dari 43 ribu kendaraan masih melintasi simpang empat ByPass Pemuda Kota Cirebon menuju arah Jakarta.
Kasi Pengendalian dan Operasional Dishub Kota Cirebon, Yeye Maulana menyampaikan, pada periode tersebut terdapat 36.092 kendaraan roda dua dan 7.317 mobil melintas.
Pihaknya memprediksi arus lalu lintas kendaraan masih akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Artinya, masih banyak pemudik yang belum kembali ke perantauan setelah libur Lebaran 2026.
“Memang kita prediksi masih cukup banyak yang baru akan arus balik,” ungkap Yeye, di Pos Pengamanan Mudik dan Balik Dishub Kota Cirebon.
Selain itu, Yeye menyampaikan, hampir tidak ada penutupan putaran arah atau u-turn di wilayah Kota Cirebon selama arus mudik dan balik lebaran. Kendati demikian, arus lalu lintas relatif terkendali.
Pihaknya menilai, pola arus balik yang lebih tersebar secara waktu, tidak memicu terjadinya penumpukan kendaraan di satu waktu.
Sementara terpisah, Walikota Cirebon, Effendi Edo mengatakan, pihaknya bersama jajaran TNI dan Polri tetap bersiaga memantau pergerakan arus balik pemudik yang melintasi Kota Cirebon.
“Semua unsur bergerak bersama. Kami siaga 24 jam untuk memastikan arus balik tetap lancar dan masyarakat merasa aman,” kata Edo.
Di sepanjang jalur Pantura Kota Cirebon, sambung Edo, masih ada petugas yang siaga untuk mengatur lalu lintas serta mengantisipasi lonjakan kendaraan. Terutama menjelang puncak arus balik ‘kedua’ pada akhir pekan ini.
Edo mengaku, arus lalu lintas di dalam kota pun tergolong terkendali. Sehingga pihaknya tidak menerapkan rekayasa lalu lintas tambahan.
“Tanpa rekayasa lalu lintas pun kondisi tetap lancar. Ini menunjukkan kesiapan petugas di lapangan cukup optimal,” katanya. (afi)

