Close Menu
Siberasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Tentang Kami
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Beriklan
    Facebook Instagram YouTube
    SiberasiSiberasi
    • Berita
      • Daerah
      • Cirebon
      • Nasional
    • Kolom
    • Politik
      • Umum
      • Griya Sawala
    • Video
    • Sibersastra
    Siberasi
    Home»Berita»Meski Terbatas Modal, KMP Pekiringan Cirebon Terus Tumbuh dan Berinovasi
    Berita

    Meski Terbatas Modal, KMP Pekiringan Cirebon Terus Tumbuh dan Berinovasi

    adminBy adminSelasa, 30 September 2025
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    Siberasi.id – Di saat banyak Koperasi Merah Putih (KMP) di berbagai daerah belum berjalan karena terkendala modal, KMP Kelurahan Pekiringan Kota Cirebon justru sudah beroperasi sejak Juni 2025 dan menunjukkan perkembangan positif.

    Saat ini, jumlah anggota koperasi mencapai 50 orang. Unit usaha penjualan sembako menjadi salah satu layanan yang paling aktif berjalan.

    “Sejak dibuka, penjualan beras sudah lebih dari 20 kuintal, telur 2 kuintal, serta kebutuhan pokok lain seperti minyak goreng, gula, mi instan, terigu, hingga aneka bahan makanan,” ujar Lurah Pekiringan, Diza Setya Aji Pambudi, Selasa (30/9/2025).

    Diza menambahkan, KMP Pekiringan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan harian dengan harga terjangkau, koperasi juga membuka peluang kerja sama dengan UMKM.

    “Yang masih menjadi tantangan kita adalah permodalan, karena hingga saat ini belum ada dukungan modal dari pemerintah. Modal yang ada murni berasal dari anggota dan Kelurahan. Kami berharap ada dukungan stakeholder agar program koperasi bisa berjalan lebih besar,” tambahnya.

    Kepala KMP Pekiringan, Ade Sunarya menjelaskan, koperasi hadir dengan visi ‘Merajut Kebersamaan Membangun Kesejahteraan’. Menurutnya, koperasi ini lahir dari inisiatif masyarakat, khususnya pengurus RT dan RW.

    “Awalnya modal terkumpul dari insentif Kelurahan dengan 45 anggota. Kini sudah berkembang, dengan penjualan beras lebih dari 20 kuintal, telur hampir 2 kuintal sejak September, serta gas LPG sebanyak 20 tabung dalam dua minggu terakhir,” kata Ade.

    KMP Pekiringan juga gencar melakukan sosialisasi dengan konsep “membeli sekaligus mendapat keuntungan”. Setiap transaksi akan memberi keuntungan kembali kepada anggota yang dibagikan pada akhir tahun.

    Meski begitu, keterbatasan modal masih menjadi tantangan utama. Modal koperasi saat ini hanya berasal dari iuran anggota sebesar Rp50 ribu untuk iuran pokok dan Rp10 ribu untuk iuran wajib.

    “Kami butuh dukungan stakeholder, termasuk akses ke distributor dengan harga lebih murah. Dengan begitu, koperasi bisa lebih berkembang dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Ade.

    Selain memperkuat unit usaha sembako, koperasi juga berencana menjalin kerja sama dengan Samsat dan Bank BJB. Nantinya, masyarakat bisa membayar pajak motor, PBB, tagihan listrik, hingga PDAM langsung melalui koperasi.

    KMP Pekiringan bahkan sudah mulai menghadirkan layanan pengiriman atau delivery untuk mempermudah warga.
    “Target kami ke depan, koperasi ini bukan hanya mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjadi sarana bersama untuk membangun kesejahteraan,” pungkas Ade.

    Kelurahan Pekiringan koperasi merah putih kota cirebon

    Berita Terkait

    Andrie Sulistio Paparkan Tiga Fungsi DPRD di Hadapan Masyarakat

    Kamis, 27 November 2025

    Komisi I DPRD Dorong Masyarakat Tidak Apatis Terhadap Politik

    Selasa, 25 November 2025

    Nok Hijab IDOLA 2025, DPRD Sebut Ajang ini Kreativitas Perempuan Muda Cirebon

    Senin, 24 November 2025

    Selly Gantina Tegaskan Tidak Ada Potongan Beasiswa PIP Madrasah

    Minggu, 23 November 2025
    © 2025 - Siberasi.id. - PT Semesta Dua Bersaudara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.