Siberasi.id – Ironi penanganan banjir oleh Pemkab Cirebon. Setelah banjir hebat melanda kawasan Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu, Pemkab Cirebon justru baru melakukan penanaman pohon, Rabu (7/1/2026).
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman menyampaikan, penanaman pohon pada areal tanah milik Pemkab Cirebon seluas 4.500 meter persegi yang berlokasi di lingkungan salah satu perumahan di Sumber.
Agus mengklaim langkah tersebut untuk melestarikan alam sebagau upaya pencegahan banjir yang ada di Kabupaten Cirebon.
“Bentuk langkah Pemkab Cirebon untuk mitigasi banjir di daerah Sumber,” ungkapnya seusai penanaman pohon di lokasi yang tak jauh dari pusat pemerintahan dan Mapolresta Cirebon.
Menurut Agus, keberadaan pohon dan ruang terbuka hijau sangat penting untuk meningkatkan daya serap air ke dalam tanah. Dengan semakin luasnya area resapan, maka aliran air hujan dapat dikendalikan dengan lebih baik.
“Penanaman pohon tidak hanya difokuskan di satu lokasi, namun akan terus diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Cirebon. Khususnya yang memiliki potensi kerawanan banjir,” tuturnya.
Pemkab Cirebon juga mendorong peran serta masyarakat dalam menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam, agar bermanfaat dalam jangka panjang.
Melalui program ini, Pemkab Cirebon berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus menekan risiko banjir di kawasan permukiman.
Sebagai informasi, pada 23 Desember 2025 lalu, banjir hebat menerjang kawasan Sumber yang notabene wilayah pusat pemerintahan daerah. Sampai-sampai, gudang salah satu toserba di sana jebol dan membuat banyak barang hanyut, termasuk beberapa sepeda motor.
Warganet Cirebon menuding banjir tersebut dipicu masifnya alih fungsi lahan menjadi kawasan perumahan. Lokasinya tak jauh dari pusat pemerintahan daerah Kabupaten Cirebon.
Masyarakat berharap penanganannya komprehensif, termasuk meninjau ulang perizinan alih fungsi lahan untuk kawasan perumahan, bahkan menghentikannya. (afi)

