Siberasi.id – Puluhan awak sarana perkeretaapian di PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon menjalani tes kesehatan, termasuk tes urine untuk memastikan mereka bebas narkoba.
KAI Daop 3 Cirebon bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon melakukan langkah itu secara mendadak dan random, menyasar tak kurang dari 50 pekerja awak sarana perkretaapian, Rabu (18/3/2026).
Pemeriksaan kesehatan dan tes urine itu guna menjamin kelancaran pelayanan pada masa angkutan Lebaran Idulfitri 2026. Di tengah tingginya pelayanan terhadap jumlah penumpang, kondisi crew juga harus prima.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, pihaknya melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba tersebut di Kantor Unit UPT Crew KA Stasiun Cirebon.
Awak sarana perkeretapian yang menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine yakni terdiri dari masinis, asisten masinis, teknisi kereta api, Polsuska dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).
KAI Daop 3 Cirebon melakukan pemeriksaan kesehatan tersebut di luar pemeriksaan rutin yang biasa dilakukan terhadap awak sarana perkeretaapian saat akan bertugas.
“Pemeriksaan tes narkoba ini untuk meyakinkan, bahwa crew KA yang sedang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat dan performa terbaiknya,” ungkap Muhib.
“Selain itu juga dalam rangka penanggulangan penyalahgunaan penggunaan narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (NAPZA) di lingkungan PT KAI Daop 3 Cirebon,” imbuhnya.
Update Penumpang di Masa Angkutan Lebaran 2026
Sementara itu, kepadatan kedatangan penumpang mulai terlihat di Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan pada Rabu (18/3/2026).
Jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun wilayah Daop 3 Cirebon selama masa angkutan Lebaran 2026 pada periode 11 Maret 2026 hingga 18 Maret 2026 pagi, telah mencapai 40.141 penumpang.
Sedangkan jumlah penumpang yang turun di stasiun wilayah Daop 3 Cirebon pada periode yang sama, mencapai sebanyak 70.453 penumpang.
Selama masa angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 3 Cirebon menyediakan 102.300 tiket dan telah terjual 61.127 tiket atau sekitar 60 persen. Adapun jumlah perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran 2026 sebanyak 171 perjalanan. (afi)

