Siberasi.id – Angin puting beliung mengamuk di wilayah utara Kabupaten Cirebon. Sedikitnya 242 rumah warga di dua desa pada dua kecamatan rusak akibat sapuan angin kencang pada Rabu (11/3/2026) sore.
Sapuan puting beliung itu terjadi sekitar pukul 15.20 WIB. Dengan kencang, puting beliung menghempas ratusan bangunan di Desa Muara, Kecamatan Suranenggala dan Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati.
Sebelum terjadi, berdasarkan informasi dari masyarakat, terlebih dahulu tampak awan hitam pekat menyelimuti langit di sana. Tidak lama kemudian muncul pusaran angin yang bergerak dari arah selatan ke utara.
Pusaran itu terus bergerak hingga menjadi puting beliung, menerjang bagian atap rumah dan bangunan lainnya. Genteng berterbangan, atap bangunan rusak. Pohon di sejumlah titik pun tumbang.
“Kejadiannya itu kemarin sore, sekitar pukul 15.20 WIB, menurut warga awalnya datang pusaran angin dari utara,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin, Kamis (12/3/2026).
Selain ratusan rumah warga, puting beliung juga merusak tiga bangunan fasilitas pendidikan, yakni SD Muara Wetan 1, SD Mertasinga, dan TK Mertasinga. Beberapa musalah pun turut rusak, di antaranya Musalah Nurul Huda dan Musalah Al-Hidayah.
Krusakan bangunan-bangunan itu bervariasi. BPBD Kabupaten Cirebon juga mencatat sedikitnya 20 pohon tumbang di beberapa titik pada dua kecamatan terdampak tersebut.
Kendati dampak puting beliung terbilang luas, tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka. Sekalipun ratusan keluarga terdampak musibah tersebut.
Sehari pascakejadian, petugas gabungan dari beberapa instansi bersama warga setempat terus melakukan perbaikan. BPBD Kabupaten Cirebon juga terus melakukan pendataan dan assessment di lapangan. (afi)

